Hewan, Referensi

Aneka Jenis Udang

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Hal ini membuat Indonesia memiliki garis pantai yang panjang dengan kekayaan hasil lautnya yang beragam.

Salah satu diantaranya adalah udang, jenis hewan laut ini memiliki habitat asli air laut, air payau, maupun air tawar. Bahkan udang juga bisa ditemukan di perairan sungai atau danau. Udang ada yang biasa dijadikan konsumsi dan ada pula yang hanya dijadikan udang hias.

Udang memiliki kandungan gizi yang tinggi, salah satunya adalah protein. Namun, kandungan kolesterol yang dimiliki udang juga cukup tinggi. Sehingga dalam mengkonsumsi udang haruslah bijak dan cukup dalam jumlah tertentu.

Udang juga biasa ditemukan dalam setiap sajian dan olahan makanan khas nusantara. Beberapa udang yang cukup popular di kalangan masyarakat adalah sebagai berikut.

1. Udang Windu

Udang Windu adalah salah satu komoditas hasil laut yang paling penting di Asia sebagai pasar utamanya dan juga Amerika sebagai salah satu tujuan ekspor favorit.

Karena tingginya peminat jenis udang ini, budidaya udang windu sering dilakukan dan cukup menjanjikan untuk menunjang penghasilan.

Udang Windu atau yang biasa dikenal dengan nama udang pacet atau bernama dagang ‘tiger shrimp’ banyak ditemukan di sepanjang pantai Asia Tenggara, Asia Selatan, Australia, dan Afrika Timur.

Udang Windu memiliki ukuran yang relatif besar dengan kulit keras dan tebal serta warna yang beragam. Ada yang berwarna hijau kebiruan dan ada pula yang memiliki garis melintang gelap kemerah-merahan dengan garis melintang cokelat.

Udang Windu biasa diolah menjadi tempura udang, selain itu bisa pula dimasak dan dinikmati sebagai udang bakar madu, kari udang, sate udang, dan lainnya.

2. Udang Vannamei

Udang Vannamei atau biasa dikenal juga dengan sebutan ‘whiteleg’ adalah spesies udang yang paling sering dibudidayakan di dunia.

Udang ini biasa dihasilkan dari beberapa negara seperti India, Thailand, dan negara-negara lain di Asia serta Amerika Latin. Selain itu udang ini memiliki pasar tujuan ekspor utama yaitu Amerika Serikat.

Indonesia sendiri membudidayakan Udang Vannemei pada tambak atau kolam. Proses pembudidayaan udang ini juga relatif cepat. Udang Vannemei biasa dibudidayakan serta ditangkap sebagai konsumsi. Sebab udang jenis ini memiliki daging yang empuk.

Udang Vannamei juga biasa dikenal dengan sebutan Udang Raja atau Udang Putih Pasifik. Udang ini berasal dari kawasan Samudera Pasifik Timur.

3. Udang Karang/Barong/Lobster

Siapa yang tidak asing dengan nama Lobster, pasti mendengarnya saja sudah terbayang akan kelezatannya.

Udang ini memang sering muncul di menu-menu restoran mahal atau hotel berbintang. Sebenarnya nama Lobster merupakan nama dagang, sedangkan nama sebenarnya dari jenis udang ini adalah Udang Karang atau Udang Barong.

Udang ini memang memiliki ukuran yang besar dengan bobot hingga bisa mencapai berat 2 kg. Warna kulit dari Udang Karang bervariasi dari mulai hitam, cokelat kemerahan, bitnik cokelat dan putih, hingga berwarna hijau.

Udang dengan tekstur kulit yang keras ini biasa diolah dengan cara direbus. Udang Karang biasa dibuat menjadi hidangan seperti Udang Lobster saus tiram, asam manis, bakar, dan lainnya.

4. Udang Dogol

Udang Dogol atau biasa disebut ‘pink shrimp’ di Amerika ini berwarna merah muda alias pink agak kekuningan.

Ada juga yang memiliki warna kuning kehijauan yang biasa disebut dengan nama ‘yellow white shrimp’. Udang ini di Amerika biasa diperoleh di kawasan pantai barat Florida.

Memiliki ukuran tubuh yang tidak terlalu besar, Udang Dogol cukup populer sebagai masakan makanan laut. Karena seringkali digunakan dalam sajian salad udang, namanya pun sering juga disebut dengan ‘udang salad’.

Salah satu cara terbaik menikmati Udang Dogol adalah dengan dilumuri tepung, kemudian digoreng hingga menjadi crunchy atau renyah.

5. Udang Jerbung

Udang Jerbung juga sering dinamakan sebagai Udang Putih karena memiliki kulit yang licin dan tipis berwarna putih kekuningan disertai bintik-bintik hijau.

Panjang tubuh Udang Jerbung bisa mencapai hingga sekitar 20 cm lebih. Tekstur udang ini pun terbilang padat sehingga menawarkan pilihan pengolahan beragam pada masakan.

Udang Jerbung bisa dikonsumsi dengan dikukus, direbus, dipanggang, maupun digoreng. Sayangnya Udang Jerbung tidak cocok dibakar, sebab kulitnya yang tipis dan ukurannya yang tidak terlalu besar akan membuatnya mudah gosong.

Udang Jerbung memiliki tiga varietas utama, yaitu Gulf white, Chinese white, dan Pacific white.

You might also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *