Cara Belajar Bahasa Jawa
Categories:

Cara Belajar Bahasa Jawa

Seperti yang kita ketahui bahwa Pulau Jawa adalah pulau terbesar dengan penghuni yang cukup banyak, maka tak heran banyak sekali masyarakat luar pulau mencari cara untuk belajar bahasa Jawa.

Sebab, di mana pun kalian pergi di pelosok nusantara, akan sangat mudah bagi kalian menemukan orang yang berasal dari Jawa. Hal tersebut sebab penyebarannya yang luas serta masyarakat Jawa yang banyak merantau.

Bahasa Jawa sendiri mempunyai keunikannya sendiri di mana logatnya yang terkenal medok.

Nah, berikut ini adalah beberapa cara mudah yang dapat kalian pelajari untuk agar kalian bisa mengerti percakapan orang Jawa. Simak baik  baik ya!

1. Menguasai Kata yang Sering Dipakai

Khususnya bagi beberapa kata tanya.

Karena pada percakapan sehari – hari, berbagai kata itu akan sering digunakan.

Berikut ini adalah beberapa kata – lata pertanyaan dalam bahasa Jawa:

  • Apa : apa
  • Sapa : siapa
  • Piye : bagaimana
  • Pira : berapa
  • Kapan : kapan

Lalu untuk ucapan salam jawa:

  • Sugeng Enjang : selamat pagi
  • Sugeng sonten : selamat sore
  • Sugeng siang : selamat siang
  • Sugeng Ndalu : selamat malam
  • Sugeng makaryo : selamat bekerja
  • Sugeng tindhak : selamat jalan
  • Sugeng rawuh : selamat datang

2. Langsung Praktek

Kalian tidak perlu ragu atau malu ketika mencoba untuk praktek percakapan bahasa Jawa yang telah kalian pelajari.

Walaupun nantinya logat kalian akan terdengar aneh/ bahkan orang yang mendengarnya merasa geli, kalian tidak perlu di bawa hati.

Kalian harus membawakan secara santai agar dapat dengan cepat lancar ngomong menggunakan bahasa Jawa.

3. Bertanya ke Teman yang Pandai Bahasa Jawa

bahasa jawa dan artinya

Jika terdapat kata yang tidak kalian tahu ketika mendengarkan suatu percakapan, kalian jangan ragu untuk bertanya.

Tanyalah pada teman terkait artinya lalu coba kalian ulangi supaya kata – kata bahasa Jawa tersebut dapat terus diingat.

4. Mempelajari Tingkatan Bahasa Jawa

Di dalam, bahasa Jawa tersebut terkenal akan beberapa tingkatan, yakni bahasa jawa ngoko, bahasa Jawa krama serta bahasa Jawa krama inggil.

Pada setiap tingkatan diperuntukkan dengan siapa kalian bicara. Sehingga, kalian perlu untuk menyesuaikan penggunaannya.

Contohnya jika kalian ingin berkata “tidak” bersama teman, maka dapat katakan “ora”. Namun jika dengan orang yang lebih tua, maka kalian harus mengucapkan “mboten”.

Berikut adalah beberapa contoh kosakata bahasa Jawa ngoko (N) serta kromo (K):

  • Ora (N), Mboten (K) : tidak
  • Wis (N), Sampun (K) : sudah
  • Dhurung(N), dhereng(K) : belum
  • Piye kabare? (N); Dhos pundhi kabaripun? (K) : apa kabar?
  • Amit (N), nuwun sewu (K) : permisi
  • Apik (N), sae mawon (K) : baik-baik saja

5. Menelpon dalam bahasa Jawa

Jika kalian pulang kampung ke tempat asal, untuk menjaga supaya kemampuan bahasa Jawa kalian tetap lancar, maka kalian dapat menghubungi teman yang ada di Jawa.

Lalu kalian berbincang dengan menggunakan bahasa Jawa agar kemampuan bahasa Jawa kalian tetap terjaga.

6. Membaca Informasi di Internet dalam Bahasa Jawa

Misalnya jika kalian hendak mencari referensi informasi dapat membuka wikipedia versi bahasa Jawa.

Dengan demikian, kalian dapat lebih banyak menyerap kosakata baru. Jika misalnya terdapat kata yang tidak dipahami, nantinya kalian dapat translate bahasa jawa via online.

Hal yang sama juga dapat kalian terapkan di dalam pada Facebook/ Meta kalian, di mana kalian dapat mengubah setting bahasa ke dalam bahasa Jawa.

7. Cari Pasangan yang Bisa Bahasa Jawa

Opsi terakhir ini sangat tergantung dengan kalian.

Jika kalian merasa cocok dan kebetulan memang jodoh, tidak ada salahnya cara satu ini menjadi opsi yang paling dapat diandalkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.