cara berkendara yang baik dan benar
Categories:

Cara Berkendara Yang Baik dan Benar

Ada yang masih ingat bagaimana rasanya ketika pertama kali mengendarai kendaraan? Rasanya campur aduk kan, antara senang dan takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Ya intinya selalu waspada terhadap apapun.

Sayangnya, ketika orang sudah terbiasa menyetir, tingkat kewaspadaan mereka juga menurun sangat jauh. Mungkin sebagian dari mereka beranggapan bahwa “Ah sudah biasa ini mengemudi, jadi santai aja lah pasti aman kok”.

Sebenarnya pola fikir seperti itu menurut saya sangat salah, sebab mau segimana kita mahir dalam berkendara, waspada itu harus tetap ada. Kenapa? Sebab ketika perjalanan pun kita tidak akan tau apa saja yang akan terjadi, bukan begitu?

Walaupun seperti itu, saya seringkali menjumpai para pengemudi yang ugal-ugalan di jalan raya. Khawatir dan kasihan, kasihan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan menimpa pengemudi tersebut.

Maka dari itu, jika kamu tak ingin terjadi hal-hal negatif menimpa dirimu, alangkah baiknya ketahui bagaimana cara mengendarai motor atau mobil yang baik dan benar.

Walaupun terlihat sepele, tapi perkara seperti ini sangat penting untuk keselamatan dan kenyamanan dalam berkendara.

Pertama-tama yang harus diperhatikan ketika berkendara adalah.

Cek Kondisi Kendaraan

Seperti pada tubuh manusia, mobil atau motor juga harus kita perhatikan kondisi kesehatannya. Lakukanlah pengecekan secara berkala di bengkel terdekat atau bengkel resmi.

Tanyakan kepada montir apakah mobil tersebut ada kerusakan atau tidak. Selain itu, kamu juga harus memeriksa setiap komponennya, misal seperti ban, rem, radiator, mesin, oli mesin, busi dan lain sebagainya.

Hal ini dilakukan supaya mencegah dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kenali Diri Pribadi

Kenapa harus mengenali diri sendiri? Sebab diri kamulah yang nantinya akan mengontrol ketika sedang mengendarai sebuah kendaraan, baik itu motor maupun mobil.

Bagaimana caranya untuk mengenali diri sendiri? Hanya kamu yang bisa merasakan, misal seperti ngantuk, dibawah pengaruh alkohol, atau merasa badan itu sangat lelah dan lain sebagainya.

Jika kamu merasa itu semua ada dibagian diri kamu, maka kamu jangan sesekali untuk memaksakan membawa kendaraan, sebab bisa membahayakan diri kamu dan orang lain.

Pelan-Pelan

Tetap pelan-pelan dalam mengendarai kendaraan, sebab jika kamu ugal-ugalan bisa menimbulkan hal negatif yang bisa membuat nyawamu terancam.

Selain itu, kamu juga harus tetap fokus dan konsentrasi agar terhindar dari kecelakaan. Misal seperti tabrakan, menabrak trotoar, menabrak pejalan kaki dan lain sebagainya.

Konteks pelan-pelan di sini bukan pelan begitu saja, melainkan membawa kendaraan dengan kecepatan standart. Jangan terlalu pelan dan jangan terlalu cepat.

Jangan Bermain HP

Inilah bagian penting yang memang harus diperhatikan oleh setiap pengendara. Masalahnya, hal ini sering dilakukan oleh pengendara, dan hampir 90% terjadinya kecelakaan lalu lintas gara-gara bermain HP ketika mengendarai motor dan mobil.

Saya ingatkan lagi kepada teman-teman semua, walaupun itu hanya mengangkat telfon sebisa mungkin kamu berhenti terlebih dulu, sebab ketika mengendarai sambil menerima telfon dari orang lain itu bisa mengganggu konsentrasi dalam mengemudi.

Seperti yang sudah ditetapkan bahwa ada pasal mengenai larangan penggunaan telpon genggam ketika berkendara, dimana pada UU No 22 Tahun 2009 telah ditetapkan bagi siapa saja yang menggunakan telpon genggam bisa masuk ke pasal 106 ayat 1 tentang pengemudi wajib mengendarai dengan penuh konsentrasi.

Itulah informasi mengenai tata cara berkendara yang baik dan benar, cara ini berlaku untuk semua jenis kendaraan yang kamu gunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *