Cara Mengatasi Android Hardbrick
Categories:

Cara Mengatasi Android Hardbrick

Hardbrick merupakan salah satu masalah brick yang paling berat dimana Android tidak bisa lagi melakukan booting secara normal. Bahkan parahnya lagi HP sudah tidak bisa memunculkan tampilan apapun.

Namun sebelum Anda menjudge bahwa HP Android Anda terkena hardbrick, Anda harus paham terlebih dahulu perbedaan antara Hardbrick dan Softbrick, karena jangan-jangan HP Anda hanya terkena Soft Brick saja.

Pada kondisi hard brick, HP Android tidak bisa dihidupkan sama sekali, bahkan layar HP juga tidak menampilkan gambar apapun, saat HP di charge juga sudah tidak bisa.

Berbeda dengan softbrick dimana HP masih bisa menyala dan merespon saat di charge namun tidak bisa hidup atau hanya hidup sampai logo HP muncul saja.

Jika Anda sudah yakin bahwa HP Anda terkena hardbrick, berikut ini beberapa cara untuk mengatasinya.

Cara Mengatasi Android Hardbrick Paling Ampuh

Mengatasi HP Android yang hardbrick memang susah-susah gampang. Pasalnya pada kondisi ini Anda tidak bisa mengetahui apakah HP tersebut masih bisa hidup kembali atau tidak.

Bagaimana bisa mengetahuinya, layarnya saja tidak menampilkan gambar apapun, di cas juga sudah tidak bisa.

Untuk itu, Anda harus langsung mencoba langkah-langkah di bawah ini untuk memperbaiki Android yang terkena hardbrick.

1. Persiapan Alat dan Bahan

Sebelum masuk ke proses mengatasi Android yang hardbrick, terdapat beberapa alat dan bahan yang wajib Anda persiapkan terlebih dahulu. Berikut diantaranya:

  • PC atau laptop 
  • Kabel USB (sebaiknya gunakan kabel original)
  • Aplikasi Java untuk PC
  • Driver yang sesuai dengan tipe Android
  • Aplikasi OneClick Unbrick untuk PC

2. Cara Memperbaiki Android Hardbrick dengan PC

Setelah semua alat dan bahan di atas Anda persiapkan, kini saatnya untuk melakukan proses memperbaiki HP Android yang hard brick.

Bagi Anda yang baru pertama melakukannya, sebaiknya perhatikan dengan baik setiap langkahnya, agar nantinya tidak terjadi kesalahan.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Install aplikasi Java di laptop atau PC Anda, jika PC Anda sudah terpasang Java maka Anda bisa melewati langkah ini.
  2. Install driver Android di PC Anda.
  3. Jika sudah, silahkan sambungkan HP ke PC menggunakan kabel USB dengan kualitas yang baik.
  4. Ekstrak atau install aplikasi One-Click Unbrick, lalu jalankan aplikasi tersebut.
  5. Pada tampilan utama aplikasi tersebut, klik tombol Unsoft Brick. Jika muncul pesan pop-up di layar, silahkan tekan Resolution Center.
  6. Selanjutnya akan muncul sebuah jendela baru, klik opsi Extract to current folder di bagian Heimdall. Tunggu beberapa saat hingga proses selesai, setelah itu klik opsi Run the File pada bagian yang sama.
  7. Berikutnya, Copy file OneClick.jar pada folder Heimdall. Setelah itu klik kanan file tersebut lalu pilih opsi Run as Administrator.
  8. Akan muncul jendela OneClick seperti tadi, klik tombol Unsoft Brick.
  9. Jika berhasil dan tidak muncul pesan pop-up error, silahkan cabut kabel data dari HP kemudian lepas semua komponen eksternal, seperti kartu SIM dan microSD.
  10. Diamkan beberapa saat lalu hidupkan dengan menekan tombol Power + Volume Bawah selama beberapa detik hingga muncul tampilan Download Mode.
  11. Setelah itu silahkan lanjut ke proses flashing.

Kenapa harus lanjut ke proses flashing? Karena file sistem yang ada pada Android Anda belum sepenuhnya kembali berjalan dengan normal, sehingga Anda harus melakukan proses flashing.

Lalu bagaimana caranya? Untuk melakukan proses flashing, silahkan kunjungi Kang Flash kemudian cari artikel mengenai cara flash yang sesuai dengan tipe Android Anda.

Demikian artikel mengenai cara mengatasi Android Hardbrick. Semoga Anda bisa terbantu dengan artikel ini dan masalah hardbrick bisa teratasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *