material plafon rumah
Material

Material Plafon Rumah

Desain dan jenis bahan dari plafon akan mempengaruhi tampilan dan nuansa ruangan, serta kenyamanan dan keamanan, karena banyak langit-langit dirancang untuk mengontrol suara atau tahan air atau api.

Jika Anda sedang berencana untuk mengganti atau memilih plafon rumah untuk pertama kali, informasi berikut akan sangat berguna.

Jenis material untuk plafon sangatlah beragam, tapi beberapa bahan lebih umum atau populer daripada yang lain. Berikut adalah beberapa di antaranya:

1) Plester dan Eternit

Plester adalah bahan tradisional untuk menutupi langit-langit yang telah digunakan selama berabad-abad.

Plafon plester dibuat dari beberapa lapisan pasta plester di atas potongan kayu. Plester menciptakan permukaan yang halus, keras, dan mudah dihiasi dengan cat.

Sedangkan plafon eternit terbuat dari bahan yang serupa, tapi lebih murah dan lebih mudah dipasang karena tidak perlu menunggu beberapa lapis plester mengering.

Eternit adalah prefabrikasi lembaran yang dilekatkan pada langit-langit dengan sekrup atau paku dan kemudian disegel.

2) Plafon GRC

Glassfibre Reinforced Concrete atau GRC dibuat dari bahan yang memiliki karakteristik sangat mirip dengan material eternit, tapi dengan ukuran yang lebih lebar.

GRC dapat disesuaikan untuk memenuhi berbagai kebutuhan estetika, struktural, dan anggaran.

GRC tahan lama dalam kondisi cuaca ekstrim, pemasangan cepat, tahan terhadap air dan api, serta ramah lingkungan, karena menggunakan lebih sedikit semen dan menghasilkan emisi karbon dioksida yang jauh lebih rendah.

GRC juga dapat diwarnai dengan pigmen atau cat, namun harganya relatif lebih mahal.

3) Plafon Ubin

Ubin untuk plafon berbeda dari ubin lantai atau dinding, karena ubin plafon lebih ringan dan terbuat dari berbagai bahan, seperti plastik, logam, fiberglass, serat mineral, serat kayu, gypsum berlapis vinyl dan bahkan gabus.

Seiring dengan tujuan dekoratifnya, plafon ubin sering dirancang untuk mengontrol tingkat kebisingan di sebuah ruangan.

4) Plafon Gypsum

Keuntungan utama dari plafon gypsum adalah pemasangannya relatif sederhana dan harganya lebih murah.

Namun, Gypsum tidak menyerap suara dengan baik, juga sangat rentan terhadap kerusakan air.

Untuk area yang memiliki kadar air tinggi seperti basement atau kamar mandi, Anda perlu menggunakan papan gypsum tahan air yang diolah secara kimiawi.

5) Plafon Triplek

Plywood, atau kayu lapis, atau lebih akrab dengan nama triplek adalah jenis plafon rumah yang paling mudah ditemukan dan memiliki harga relatif murah.

Plywood berfungsi baik sebagai bahan langit-langit di garasi, toko, atau ruang lain di rumah ketika desain estetika bukan hal yang Anda utamakan.

Jika Anda tertarik dengan plafon triplek, pastikan Anda memilih kayu berkualitas tinggi untuk hasil terbaik, dengan ketebalan sekitar ½ inch.

6) Plafon Kayu

Plafon kayu menghadirkan kehangatan dan keanggunan, dan tidak pernah ketinggalan zaman.

Ada ratusan jenis kayu, model, desain, warna, serat dan pola yang bisa melengkapi ruang jenis apapun.

Namun, langit-langit kayu lebih sulit dipasang, harganya juga lebih mahal dari triplek dan gypsum.

7) Plafon PVC

Plafon Polyvinyl Chloride, atau lebih dikenal dengan PVC adalah salah satu jenis plafon yang paling umum saat ini, tapi juga sangat kontroversial.

PVC memiliki harga yang ramah di kantong dan terkenal sangat awet, karena memiliki daya tahan yang tinggi terhadap api, air, dan rayap.

PVC tersedia di berbagai distributor dan dalam berbagai pilihan motif dan warna.

Kelebihan lain adalah plafon PVC membutuhkan perawatan yang sangat sedikit, memiliki permukaan yang halus, dan pemasangannya cukup mudah.

Selain itu, plafon PVC ini juga membuat rumah tampak bersih, rapi, dan mengkilap. Misalnya saja contoh model plafon pada postingan di https://dekadeko.com, memang tampak mengkilap dan bagus.

8) Plafon Akustik

Akustik adalah material plafon kedap suara yang datang dalam berbagai bahan, ukuran, dan desain. Plafon jenis ini juga ideal untuk dipasangkan dengan kerangka metal atau kayu.

Sayangnya, plafon ini tidak anti air dan pasokannya terbatas sehingga sulit didapatkan.

9) Plafon Kalsiboard

Kalsiboard dibuat dari campuran pasir silika, serat selilosa, dan semen yang dikeringkan dengan suhu tinggi.

Kalsiboard dikenal kokoh, tahan air, dan ramah lingkungan.

Dalam hal perawatan, noda pada permukaan cukup mudah dihilangkan dengan cara diamplas atau dicat ulang.

10) HardieFlex

HardieFlex adalah jenis plafon yang tangguh dan fleksibel, ideal untuk digunakan dalam konstruksi kayu ringan dan langit-langit internal berbingkai baja ringan.

HardieFlex tersedia dalam berbagai ketebalan dengan warna abu-abu alami yang memiliki permukaan halus. Plafon ini juga tahan terhadap kerusakan yang disebabkan oleh api, kelembaban, dan rayap.

Seiring dengan perkembangan zaman, jenis material untuk plafon rumah lebih bervariasi. Yang berarti, Anda memiliki banyak pilihan untuk memilih gaya langit-langit terbaik untuk rumah Anda.

Dari 10 jenis plafon di atas, mana yang paling Anda suka?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *