Menstruasi Adalah

Pengertian Menstruasi

Kodrat dari setiap wanita adalah mengalami haid atau menstruasi. Menstruasi adalah proses mengeluarkan darah pada siklus dan kadar yang sesuai dengan batasan normal. Akan tetapi, tidak semua darah yang keluar dari tubuh wanita adalah darah haid. Ada banyak jenis darah lain yang keluar dari jalan rahim dan bukan darah menstruasi. Oleh karena itu, setiap wanita harus memahami apa itu menstruasi.

Pengertian Menstruasi dan Berbagai Hal Penting Tentangnya

Karena menstruasi sangat berhubungan dengan reproduksi perempuan, maka hal ini sangatlah penting untuk dipahami. Menstruasi sendiri memiliki cakupan yang cukup luas. Mulai dari pengertian menstruasi, fase menstruasi, gejala pada saat menstruasi dan masih banyak lagi yang lainnya. Berikut ini akan diulas mengenai beberapa hal yang berhubungan dengan menstruasi.

1. Definisi Menstruasi

Hal terpenting yang harus dipahami mengenai menstruasi adalah pengertian dari menstruasi itu sendiri. Menstruasi merupakan suatu perubahan pada diri perempuan dari sisi fisiologis yang terjadi secara berkala di setiap siklusnya. Gejala menstruasi ini terjadi karena pengaruh dari hormon yang terdapat di dalam tubuh manusia. Hormon tersebut adalah hormon Progesteron dan Estrogen.

Proses terjadinya menstruasi sendiri sangat berhubungan dengan sel telur dan pembentukan rahim dalam tubuh wanita. Dimana keluarnya darah dari jalan rahim tersebut disebabkan oleh adanya lapisan pada dinding rahim yang meluruh. Sehingga, pembuluh darah dan juga sel telur di dalamnya yang tidak dibuahi akan keluar setiap bulannya.

Siklus menstruasi sangatlah penting untuk reproduksi manusia. Terjadinya menstruasi ini biasanya dimulai saat menginjak usia remaja sampai seseorang mengalami monopouse. Akan tetapi, antara individu yang satu dengan yang lain mulai mengalami masa haid yang berbeda. Siklus ini sebenarnya tidak hanya terjadi pada manusia, namun juga terjadi pada beberapa jenis hewan.

2. Fase dan Siklus Menstruasi

Selanjutnya adalah terkait fase dan juga siklus haid. Normalnya, siklus haid perempuan adalah 28 hari. Dimana 28 hari di sini terhitung dari fase haid dan fase tidak haid. Meski demikian, siklus haid antara satu perempuan dengan yang lain tidaklah sama. Ada juga yang siklusnya mencapai 30 hari dan ada juga yang siklus haidnya hanya 21 hari. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena semua itu terbilang normal.

Adapun durasi keluarnya darah juga beragam antara satu perempuan dengan perempuan yang lain. Namun, rata-ratanya adalah lima hari saja dengan volume darah yang wajar. Terkadang, ada yang mengeluarkan darah selama 2 sampai dengan 7 hari. Bahkan, ada yang sampai 15 hari. Akan tetapi, jika darah yang keluar terjadi pada waktu yang melebihi 15 hari, maka itu tergolong darah penyakit.

Sementara untuk volume darah yang normal sendiri mulai dari hitungan 10 mL sampai dengan 80 mL untuk setiap harinya. Namun, rata-rata keluarnya hanya 35 mL untuk setiap harinya. Dan untuk melihat volume darah ini, Anda bisa melihat dari banyak tidaknya darah yang terdapat pada pembalut wanita. Lihat kapasitas dari pembalut terlebih dahulu dan jumlahkan dalam satu harinya.

3. Fungsi Menstruasi

Jika dilihat secara sekilas, menstruasi memang seperti tidak berfungsi apapun untuk diri perempuan. Sebenarnya, efek daripada menstruasi itu sendiri sangatlah penting untuk tubuh perempuan. Khususnya pada bagian organ reproduksinya. Di antaranya fungsinya adalah adanya sinkronisasi yang menunjukkan bahwa antara organ reproduksi dan lainnya berjalan dengan semestinya.

Selain itu, dengan adanya menstruasi tubuh juga akan mengalami hal positif yang berakibat pada idelnya tubuh seseorang. Sehingga, tubuh menjadi tidak terlalu kurus ataupun sebaliknya. Ini berlaku untuk seseorang yang menstruasinya teratur. Karena tubuh yang terlalu kurus atau gemuk bisa menyebabkan menstruasi seseorang tidak teratur. Dan hal ini menjadi kurang baik untuk kesehatan.

Fungsi berikutnya dari menstruasi adalah memungkinkan seorang wanita untuk hidup lebih lama. Hal ini sudah dibuktikan oleh penelitian bahwa seseorang wanita yang menstruasi memiliki usia yang lebih panjang dibandingkan dengan lelaki. Buktinya adalah dengan menghilangnya zat besi pada masa haid. Selain itu, menstruasi ternyata juga merupakan proses merilekskan tubuh wanita.

Di samping itu, menstruasi juga berfungsi sebagai proses untuk pembersihan tubuh itu sendiri. Berbagai jenis zat dan bakteri serta gangguan lain yang ada pada tubuh wanita, khususnya di sekitar organ reproduksi akan dapat dikeluarkan. Sehingga, berbagai risiko penyakit seperti jantung dan stroke dapat dihindari.

4. Gejala Menstruasi

Menstruasi yang terjadi memiliki gejala tersendiri. Mengingat darah yang keluar dari jalan lahir tidak hanya darah haid atau menstruasi, melainkan ada kemungkinan darah yang lain, seperti penyakit dan sebagainya. Di antara gejala menstruasi yang kemungkinan muncul adalah munculnya rasa mulas di perut. Selain itu, terkadang juga disertai dengan rasa panas dan juga mual.

Selain adanya rasa mual, mulas dan sebagainya, menstruasi juga ditandai dengan adanya rasa nyeri ketika seseorang buang air kecil. Namun, tidak semua orang mengalami gejala ini. Karena menstruasi adalah siklus yang dinamis dan beragam pada perempuan. Namun, kebanyakan perempuan mengalami kondisi yang tidak fit ketika mengalami menstruasi.

Munculnya demam, pusing dan juga sakit kepala serta keputihan juga termasuk gejala dari menstruasi. Tidak hanya itu, gejalanya juga ditandai dengan adanya radang pada bagian vagina dan juga rasa gatal pada kulit. Bahkan, mayoritas perempuan akan meningkat dari sisi emosi dan bau badannya juga cenderung tidak sedap. Selain itu, payudaranya perempuan juga terkadang mengalami bengkak.

5. Cara Mengurangi Kram Perut Saat Menstruasi

Kram perut merupakan jenis gejala pada saat menstruasi yang paling terlihat. Namun, Anda yang terbiasa mengalami hal ini saat menstruasi tidak perlu khawatir karena ada cara tersendiri dalam mengurangi gejala kram tersebut. Di antaranya adalah dengan cara mengompres bagian tubuh yang kram dengan memakai botol berisi air panas. Untuk tempatnya bisa di daerah pinggang atapun daerah perut.

Adapun cara berikutnya yang bisa dilakukan adalah dengan mandi memakai air hangat. Untuk hasil yang lebih maksimal, bisa ditambahkan dengan minyak aroma terapi sehingga Anda bisa sekaligus relaksasi. Atau bisa juga diimbangi dengan mengkonsumsi minuman hangat yang kandungan kalsium di dalamnya terbilang tinggi. Penggunaan air hangat memang terbilang efektif untuk mengurangi kram.

Tidak hanya itu, menggosok bagian perut atau pinggang secara perlahan. Sementara bagian yang digosok adalah bagian yang terasa nyeri. Selain itu, ada juga cara lain yang dapat dilakukan, yaitu dengan cara mengambil posisi menungging sehingga rahimnya berada di bawah. Karena membantu proses relaksasi rahim, maka rasa nyeri akan semakin berkurang. Imbangi ini dengan menarik nafas dalam-dalam.

Menstruasi adalah hal yang alamiah dan menjadi bagian dari reproduksi perempuan. Sehingga, mengupayakan agar menstruasi menjadi teratur dan lancar merupakan suatu keharusan. Dengan menstruasi yang lancar, maka seseorang akan semakin sempurna dan sehat.

Add Comment

Required fields are marked *. Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>