Categories:

Pengertian Hosting dan Domain dengan Penjelasan yang Mudah

Bagi Anda yang terjun di dunia pembuatan website, Anda pasti pernah mendengar istilah hosting dan domain. Sebenarnya apa pengertian dari keduanya? Bagaimana cara kerjanya?

Secara ringkas, hosting dapat diibaratkan sebagai rumah. Adapun domain dapat diistilahkan sebagai nama untuk rumah itu supaya berbeda dengan rumah yang lain.

Supaya Anda dapat mengenal lebih jauh, artikel ini akan menjelaskan kepada Anda seputar 2 istilah ini. Simak hingga selesai.

Apa itu Hosting?

Hosting adalah tempat di mana semua data dan file yang dibutuhkan suatu website disimpan agar dapat dikelola dan diakses oleh pengguna melalui internet. File dan data ini bisa berupa database, gambar, video, script, email, dan aplikasi.

Hosting memiliki beberapa jenis, yaitu:

  1. Virtual Private Server (VPS).
  2. Shared Hosting.

Virtual Private Server adalah server yang bersifat pribadi untuk menyimpan data dan file. Ia dapat diibaratkan sebagai sebuah kontrakan, yaitu Anda menyewa rumah orang lain dengan maksud Anda gunakan secara pribadi.

Adapun shared hosting adalah server dengan kegunaan yang sama, namun ia digunakan lebih dari satu orang alias tidak pribadi. Ibaratnya sebuah kos-kosan, Anda menyewa rumah orang lain, namun rumah itu telah dibagi menjadi beberapa kamar yang tidak hanya digunakan oleh Anda sendiri.

Apabila Anda menginginkan sebuah hosting untuk website Anda, maka Anda perlu menyewa terlebih dahulu ke penyedia layanan hosting. Ada banyak penyedia layanan dengan harga yang berbeda sesuai dengan layanan yang ditawarkan.

Saran kami, sebelum Anda membayar, pastikan bahwa penyedia layanan hosting itu sesuai dengan kebutuhan Anda dengan pertimbangan layanan yang ditawarkan, termasuk bandwidth yang ditawarkan. Jika Anda belum mengenal istilah ini, silakan pelajari apa itu bandwidth.

Apa itu Domain?

Domain adalah alamat spesifik dari sebuah website yang dapat diakses oleh pengguna melalui jaringan internet. Saat pengguna akan mengakses sebuah website, pertama kali dia akan mengakses domain terlebih dahulu baru kemudian dapat mengakses semua file dan data yang tersedia.

Awalnya, alamat sebuah website hanya terdiri dari angka-angka yang disebut dengan alamat IP., contohnya 76.421.200.730. Setiap website memiliki IP yang berbeda dari website lainnya. Namun, alamat seperti ini akan menjadikannya sulit dibaca dan diingat. Karena itulah, akhirnya dibuat nama domain unik yang mudah dibaca dan diingat oleh pengguna.

Jika Anda menginginkan sebuah nama domain untuk website yang Anda miliki, Anda juga harus mendaftarkan nama tersebut ke penyedia layanan nama domain terlebih dahulu. Harga domain berbeda disesuaikan dengan penyedia dan ekstensi yang ada. Ekstensi adalah akhiran yang bisa Anda lihat di akhir nama domain, seperti .com,.id, dan sebagainya.

Nah, semoga penjelasan di atas dapat menambah pengetahuan Anda seputar hosting dan domain. Jika masih ada pertanyaan, silahkan tulis komentar di bawah ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *