Perbedaan Deduktif dan Induktif
Teknologi

Perbedaan Deduktif dan Induktif

Perbedaan deduktif dan induktif dapat dilihat dari berbagai macam pembeda. Di antaranya adalah dari pengertiannya, ciri – ciri, argumen, dan masih banyak lagi.

Sebenarnya deduktif dan induktif adalah merupakan sebuah paragraf yang menjelaskan tentang sesatu hal. Berikut adalah pembahsan mengenai deduktif dan induktif serta beberapa perbedaannya.

Pengertian Deduktif dan Induktif

1. Deduktif

Deduktif merupakan sebuah paragraf yang kalimat utamanya ada di awal paragraf. Dimana paragraf ini memiliki pola umum ke khusus.

Kalimat utama yang ada di awal paragraf berperan sebagai unsur umum dan kalimat – kalimat penjelas berikutnya adalah sebagai komponen khusus.

Paragraf deduktif memiliki ciri – ciri sebagai berikut ini :

  • Kalimat utama paragraf deduktif terletak di awal paragraf.
  • Kalimat utama paragraf deduktif berisi tentang suatu pernyataan umum dari suatu pembahasan.
  • Kalimat – kalimat setelah kalimat utama pada paragraf deduktif merupakan kalimat penjelas.
  • Paragraf deduktif memiliki pola paragraf umum ke khusus.

Paragraf deduktif memiliki argumen valid atau tidak valid. Argumen valid akan terdengar jika premis premis yang mereka tempatkan itu juga benar. Sedangkan argumen tidak valid akan selalu tidak masuk akal.

Validasi dari kesimpulan paragraf dedeuktif adalah jika premis diketahui benar maka kesimpulan dapat dibuktikan secara valid. Jika premis diketahui tidak benar maka kesimpulan tidak dapat dibuktikan secara valid dengan kata lain tidak valid.

Paragraf deduktif memiliki 2 penalaran, yaitu :

  • Silogisme adalah rangkaian dari 3 buah pendapat yang terdiri dari 2 pendapat dan 1 kesimpulan.
  • Entimen adalah sebuah paragraf yang premisnya tidak diucapkan atau bahkan sudah dihilangkan karena sudah sama – sama diketahui.

Contoh paragraf dedektif adalah :

Terjadi kebakaran di Desa Balekambang pada hari Rabu, 17 Agustus 2019. Di duga kebakaran karena konsleting listrik dan banyaknya bahan yang mudah terbakar. Ditaksir kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Keterangan :

Kalimat utama pada paragraf tersebut terletak di awal paragraf yaitu terjadi kebakaran di Desa Balekambang pada hari Rabu, 17 Agustus 2019 dan diikuti dengan kalimat – kalimat lain yang berfungsi sebagai penjelas.

2. Induktif

Induktif merupakan sebuah paragraf yang kalimat utamanya ada di akhir paragraf. Dimana paragraf ini memiliki pola khusus ke umum.

Kalimat awal dari paragraf ini merupakan penjelas yang berfungsi sebagai komponen khusus. Kalimat utama yang ada di akhir paragraf berfungsi sebagai unsur umum.

Paragraf induktif memiliki ciri – ciri sebagai berikut ini :

  • Kalimat utama paragraf induktif paraterletak di akhir paragraf.
  • Kalimat utama paragraf induktif berisi tentang kesimpulan dari suatu pembahasan.
  • Kalimat – kalimat sebelum kalimat utama pada paragraf induktif merupakan kalimat penjelas.
  • Paragraf induktif memiliki pola paragraf khusus ke umum.
  • Pola paragraf induktif ada tiga dalam pengembangannya yaitu pola analogi, pola generalisasi, dan pola sebab akibat.

Tiga macam pola paragraf induktif, yaitu :

  • Pola analogi merupakan pola yang berisi perumpamaan dari suatu hal.
  • Pola generalisasi merupakan pola yang berisi perulasan suatu bahasan tertentu.
  • Pola sebab akibat merupakan pola yang berisi mengenai sebab dan akibat dari suatu hal.

Paragraf induktif memiliki argumen kuat atau lemah. Argumen kuat hanya akan meyakinkan jika premis – premisnya didasarkan pada kebenaran. Sedangkan arguman lemah akan selalu tidak masuk akal.

Meskipun premis benar dan argumen kuat namun validasi dari kesimpulan paragraf indeuktif adalah kemungkinan masih bisa salah.

Paragraf induktif juga memiliki dua penalaran, yaitu :

  • Analogi adalah membandingkan dua hal yang banyak memiliki persamaan.
  • Generalisasi adalah sebuah paragraf yang dapat dibuktikan dengan fakta seperti data statistik.
    Generalisasi ada dua yaitu generalisasi sempurna (sudah diselidiki) dan generalisasi tidak sempurna (belum diselidiki).

Contoh kalimat induktif adalah :

Kerugian warga Desa Balekambang mencapai puluhan juta rupiah. Yang disebabkan oleh kabakaran yang terjadi pada hari Rabu, 17 Agustus 2019.

Keterangan :

Kalimat utama pada paragraf tersebut terletak di akhir paragraf yaitu kabakaran yang terjadi pada hari Rabu, 17 Agustus 2019.

Perbedaan Deduktif dan Induktif

Sudah kami rangkumkan di dalam tabel di bawah ini dari situs Yuksinau.id mengenai perbedaan deduktif dan induktif beserta contohnya agar anda dapat lebih jelas dan memahaminya.

Perbedaan Deduktif dan Induktif
PembedaDeduktifInduktif
PengertianDeduktif merupakan sebuah paragraf yang kalimat utamanya ada di awal paragraf.Induktif merupakan sebuah paragraf yang kalimat utamanya ada di akhir paragraf.
ArgumenValid atau tidak valid.

Argumen valid akan terdengar jika premis premis yang mereka tempatkan itu juga benar.

Argumen tidak valid akan selalu tidak masuk akal.

Kuat atau lemah.

Argumen kuat hanya akan meyakinkan jika premis – premisnya didasarkan pada kebenaran.

Arguman lemah akan selalu tidak masuk akal.

Validasi dari KesimpulanJika premis diketahui benar maka kesimpulan dapat dibuktikan secara valid.Meskipun premis benar dan argumen kuat namun kesimpulan mungkin masih bisa salah.
Ciri – ciri1.   Kalimat utamanya terletak di awal paragraf.

2.   Kalimat utamanya berisi tentang suatu pernyataan umum dari suatu pembahasan.

3.   Kalimat – kalimat setelah kalimat utama merupakan kalimat penjelas.

4.   Memiliki pola paragraf umum ke khusus.

1.     Kalimat utamanya terletak di akhir paragraf.

2.     Kalimat utamanya berisi tentang kesimpulan dari suatu pembahasan.

3.     Kalimat – kalimat sebelum kalimat utama merupakan kalimat penjelas.

4.     Memiliki pola paragraf khusus ke umum.

5.     Pola paragraf induktif ada tiga dalam pengembangannya yaitu pola analogi, pola generalisasi, dan pola sebab akibat.

Penalaran1.   Silogisme adalah rangkaian dari 3 buah pendapat yang terdiri dari 2 pendapat dan 1 kesimpulan.

2.   Entimen adalah sebuah paragraf yang premisnya tidak diucapkan atau bahkan sudah dihilangkan karena sudah sama – sama diketahui.

1.   Analogi adalah membandingkan dua hal yang banyak memiliki persamaan.

2.   Generalisasi adalah sebuah paragraf yang dapat dibuktikan dengan fakta seperti data statistik.

ContohTerjadi kebakaran di Desa Balekambang pada hari Rabu, 17 Agustus 2019. Di duga kebakaran karena konsleting listrik dan banyaknya bahan yang mudah terbakar. Ditaksir kerugian mencapai puluhan juta rupiah.Kerugian warga Desa Balekambang mencapai puluhan juta rupiah. Yang disebabkan oleh kabakaran yang terjadi pada hari Rabu, 17 Agustus 2019.

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai penjelasan, pengertian, dan perbedaan dari deduktif dan induktif serta contohnya. Semoga anda dapat lebih paham di antara keduanya. Terima kasih 🙂

 

You might also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *