Pilih Pagar Besi atau Kayu?

Anda tengah bingung memilih pagar besi atau kayu? Umm.. 

material pagar minimalis
material pagar minimalis – pexels.com

Kedua-duanya memang terlihat indah dan kokoh, meskipun punya kekurangan dan kelebihan tersendiri.

Lalu, manakah pilihan terbaik untuk melindungi rumah sekaligus memperindah dekorasi luar ruangan? Baik itu rumah minimalis, rumah sederhana, maupun rumah bergaya klasik. Umm..

Yuk simak pembahasan tentang pagar besi dan kayu berikut ini.

Beberapa Pertimbangannya Memilih Material Pagar

1. Variasi Pilihan

Baik material besi maupun kayu mempunyai varian yang cukup beragam sehingga cocok untuk dijadikan pilihan agar rumah terlihat lebih indah dari luar.

Pagar kayu, ada berbagai pilihan jenis seperti kayu cemara, kayu cedar, kayu jati, kayu mahoni, atau kayu bambu. Ya, kayu bambu juga bisa dijadikan opsi untuk membuat pagar rumah yang cantik dan kokoh, lho.

Pagar bambu sendiri biasanya ditemukan di rumah-rumah kawasan pedesaan.

Meskipun terkesan tradisional dan biasa, kayu ini justru cocok kalau Anda ingin punya dekorasi eksterior yang unik dan tampil beda. Sayangnya, kayu bambu cepat rapuh apalagi jika terkena cuaca yang ekstrim seperti hujan lebat atau panas terik.

pagar kayu minimalis
pagar kayu – pexels.com

Bagaimana ya dengan pagar besi?

Pagar non kayu ini biasanya menggunakan beberapa jenis logam, seperti besi atau aluminium. Kedua bahan tersebut terbilang murah dan mudah didapatkan sehingga banyak orang yang memasang pagar dengan bahan tersebut.

Jika memilih pagar aluminium, Anda bisa sedikit menghemat pengeluaran karena harga aluminium memang lebih terjangkau jika dibandingkan dengan besi.

Akan tetapi bahan ini kurang awet apalagi jika Anda menginginkan proteksi untuk rumah. Sedangkan pagar berbahan dasar besi lebih kuat dan tahan lama meskipun terkena cuaca ekstrim.

2. Kondisi lingkungan

Kalau dilihat dari segi lingkungan, pagar kayu cocok digunakan pada tempat yang beriklim hangat dan kering. Kondisi itu membuat pagar lebih awet dan mudah dirawat.

Tapi jika Anda tinggal di daerah yang cenderung lembab, sebaiknya urungkan niat untuk memasang pagar kayu karena akan mudah rapuh.

Tentunya Anda tidak ingin mengeluarkan biaya tambahan untuk mengganti pagar berulang-ulang, kan? Jadi, beralihlah ke pagar besi yang lebih tahan untuk kondisi lembab dan curah hujan tinggi. Tapi bukan berarti Anda bisa memasangnya tanpa perawatan.

Agar besi tetap awet dan tidak mudah berkarat, Anda harus melapisi pagar besi itu dengan cat anti karat. Pilih cat pelapis warna-warni supaya rumah Anda kelihatan lebih meriah.

3. Kerusakan

pagar rusak

Pagar kayu biasanya lebih mudah diperbaiki jika terjadi kerusakan. Anda bahkan bisa memperbaiki sendiri dengan peralatan rumah tangga.

Lain halnya kalau yang rusak adalah agar besi.

Anda membutuhkan bantuan ahli untuk mengembalikan pagar tersebut pada kondisi semula. Peralatan yang digunakan juga tidak dimiliki oleh sembarang orang.

4. Tingkat keamanan

Nah, berbicara tentang tingkat keamanan, tentunya Anda bisa membandingkan kekuatan antara kayu dan besi. Beberapa jenis kayu cenderung mudah dirusak sehingga tidak begitu aman untuk melindungi rumah.

Kalau Anda ingin mendapatkan proteksi tingkat tinggi, pilihlah pagar besi.

Selain lebih kokoh, besi juga tidak mudah dirusak oleh penjahat. Tapi Anda perlu ingat bahwa pagar besi memungkinkan orang lain untuk melihat ke bagian halaman rumah, lho.

5. Penampilan

Bagian rumah pertama yang terlihat dari luar adalah pagar.

Jadi, pagar juga berfungsi untuk memberikan kesan tertentu pada tempat tinggal Anda. Kalau ingin mendapatkan kesan tradisional, pagar kayu bisa jadi pilihan yang tepat.

Tapi kalau menginginkan kesan modern dan berkelas, pagar logam bisa memenuhi keinginan Anda. Logam atau besi juga cocok untuk pagar minimalis yang sedang naik daun.

Jadi..

Apa pilihan Anda?

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *