Ruang Lingkup Biologi dan Objeknya

Karena ilmu biologi merupakan ilmu yang sangat luas, maka para ilmuwan sepakat untuk membagi ilmu biologi dalam beberapa objek kajian biologi yakni pengkhususan kajian. Hal ini guna para pengkaji atau para pelajar dapat memahami ilmu biologi menurut pembagian kelasnya. Dengan demikian, pelajar lebih mudah mengklasifikasi suatu makhluk hidup tersebut dan lebih mudah juga dalam membangun logika.

Agar lebih mudah mempelajari biologi, terlebih dahulu mengetahui Objek pembahasan dalam biologi berupa takson atau klasifikasi makhluk hidup berdasarkan tingkatannya meliputi :

Kingdom atau Regnum (Dunia)

Kingdom atau Regnum merupakan tingkatan takson makhluk hidup yang paling tinggi. Semakin tinggi takson, maka semakin  beragam, semakin majemuk dan semakin luas cakupannya. Kingdom sendiri terdiri dari 5 pembagian meliputi Animalia (hewan), Plantae (tumbuhan dan tanaman), Fungi (jamur), Monera (Organisme satu seluler tanpa nucleus), dan Protista (eukariotik jaringan sederhana).

Divisi atau Phylum

Divisi digunakan untuk mengklasifikasi takson pada tumbuhan, sedangkan Phylum untuk takson hewan. Tingkatan ini merupakan tingkatan yang lebih spesifik dari Kingdom. Misalnya Kingdom Animalia terdiri dari beberapa Phylum seperti Phylum Chordata (saat proses embrio memiliki notokorda) dan Phylum Platyherlminthes (cacing pipih) , sedangkan Kingdom Plantae terdiri dari beberapa divisi yang biasanya akhirannya terdapat kata –phyta. Contohnya  divisi Bryophyta (lumut), Ptheridophyta (tanaman paku), dan Spermatophyta (tumbuhan berbiji).

Classis (Kelas)

Takson kelas merupakan takson makhluk hidup yang lebih spesifik dari takson divisi dan phylum. Divisi dan phylum terbagi lagi menjadi kelas yang di kelompokkan berdasarkan persamaan ciri fisik tertentu. Biasanya, nama kelas pada takson menggunakan akhiran –ae dan –da tapi ada juga yang tidak. Kelas terdiri dari Edoneae (tumbuhan berbiji tertutup), Phyceae (alga), Opsida dan sebagainya. Contohnya  : Divisi Bryophyta diklasifkasikan lagi menjadi 3 kelas yakni Hepacosida (lumut hati, Bryopsida (lumut daun ) dan Anthocerotopsida (lumut tandak).

Mau tau informasi lainnya yang lebih lengkap? Anda bisa mengunjungi https://www.mesinmilenial.com ya!

Ordo (Bangsa)

Setelah melalui takson kelas, selanjutnya adalah takson Ordo yang mana takson ini merupakan klasifikasi lebih spesifik dari kelas. Kelas kemudian di bagi menjadi beberapa Ordo berdasarkan persamaan ciri yang lebih khusus. Biasanya, nama pada Ordo berakhiran –ales. Contohnya : Solanales, Cucurbitales, Rosales, Poales, Malvales, Asterales.

Familia (Suku)

Anggota takson Orfo kemudian di klasifikasikan lagi ke dalam bentuk Familia yaitu pembagian ordo yang lebih spesifik berdasarkan  persamalan ciri tertentu. Umumnya, Familia menggunakan akhiran –aceace. Contohnya : Solanaceace, Cucurbitaceace, Rosaceacem Poaceace, Malvaceace, dan Asteraceace. Namun ada juga yang tidak menggunakan kata –aceace sebagai akhiran seperti misalnya Graminasi atau Compasite.

Genus (Marga)

Takson Familia kemudian di klasifikasikan kembali menjadi satuan yang lebih spesifik yang di sebut Genus berdasarkan persamaan ciri fisik tertentu secara lebih khusus. Penulisan Genus ini memiliki kaidah yaitu menggunakan huruf kapital pada kata pertama dan menggunakan garis miring atau garis bawah (underline). Contohnya : Familia Poaceace terdiri dari Ordo Zea(jagung), Triticum (gandum) Oryza(Padi), dan Saccharum(tebu).

Species (Spesies atau Jenis)

Spesies merupakan tingkatan takson yang paling rendah yang mana merupakan pecahan dari takson Genus yang lebih khusus. Semakin rendah tingkat takson maka semakin dominan persamaan ciri pada makhluk hidup tersebut. Kaidah penulisan spesies terdiri dari 2 kata yakni kata pertama merupakan nama genusnya sedangkan kata kedua merupkan nama spesifiknya.

Ras atau Varietas

Beberapa spesies organisme atau makhluk hidup terkadang masih ditemukan perbedaan ciri yang mana di klasifikasikan lagi menjadi takson yang lebih rendah yaitu Varietas dan Ras. Perbedaan yang  tampak pada rasa tau varietas biasanya sangat jelas tanpa harus melakukan penelitian dengan cara di belah. Varietas digunakan untuk tumbuhan, sedangkan ras untuk menyebut hewan.

Objek kajian biologi yang dipaparkan diatas merupakan objek kajian secara keseluruhan yang biasanya sudah dkenalkan sejak SMA kelas 10 yang kemudian di kembangkan pada kelas berikutnya secara lebih spesifik. Namun tidak semua kajian diatas dapat selesai hanya dalam waktu 3 tahun belajar biologi sehingga terkadang hanya beberapa ruang lingkup yang paling mendasar saja yang dipelajari.

Pemilihan ruang lingkup pembelajaran biologi tersebut juga tergantung pada kurikulum pendidikan yang diterapkan oleh sekolah. Contohnya, jika suatu sekolah menerapkan Ruang lingkup biologi kurikulum 2013, maka akan berbeda dengan sekolah yang menerapkan kurikulum KTSM. Untuk memudahkan mempelajari biologi secara lebih spesifik, sebaiknya mendownlaod ruang lingkup biologi pdf.

 

Add Comment

Required fields are marked *. Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>